Selasa, 01 Desember 2020

JALUR MASUK PERGURUAN TINGGI NEGERI

 

JALUR MASUK PERGURUAN TINGGI NEGERI

 

Jalur Penerimaan Mahasiswa di Perguruan Tinggi Negeri ada :

1.   SNMPTN

2.  SBMPTN

3.  Seleksi Mandiri

 

1.   SNMPTN

 

Apa itu SNMPTN?

SNMPTN merupakan adalah seleksi nasional masuk PTN menggunakan nilai rapor dan prestasi/portofolio yang dimiliki siswa, tanpa ujian atau seleksi tertulis. 

SNMPTN adalah salah satu jalur masuk PTN, selain SBMPTN dan Seleksi Mandiri.

Jalur Masuk PTN

Jika diterima di jalur ini, maka kamu udah tinggal daftar ulang untuk menjadi mahasiswa, ga perlu pusing mikirin ujian lagi.

Enak banget, kan?

Persyaratan Mengikuti SNMPTN

Berdasarkan peraturan SNMPTN 2020, mereka yang berhak mendaftarkan diri sebagai peserta SNMPTN adalah:

  • Siswa SMA/MA/SMK kelas terakhir (kelas 12) pada tahun 2020 yang memiliki prestasi unggul
  • Memiliki NISN yang terdaftar di PDSS. Untuk cek NISN bisa di cek di Website NISN. Bila nomor NISN di web NISN berbeda, kamu perlu segera konsultasi sama BK masing-masing sekolah.
  • Memiliki nilai rapor semester 1 sampai semester 5 (bagi siswa SMA/MA, SMK/MAK Tiga Tahun) atau nilai rapor semester 1 sampai semester 7 (bagi SMK/MAK Empat Tahun) yang telah diisikan pada PDSS.
  • Memiliki prestasi akademik dan memenuhi persyaratan yang ditentukan oleh masing-masing PTN.

Namun, ga semua siswa bisa ikut SNMPTN.

Jumlah siswa yang bisa mendaftar SNMPTN dibatasi tiap sekolah berdasarkan akreditasinya. Berdasarkan aturan tahun 2020 kemarin:

  1. Sekolah akreditasi A maksimal bisa mendaftarkan 40% siswanya
  2. Sekolah akreditasi B maksimal bisa mendaftarkan 25% siswanya
  3. Sekolah akreditasi C dan lainnya maksimal bisa mendaftarkan 5% siswanya

Pemeringkatan Sekolah SNMPTN

 

Menentukan siswa yang bisa ikut SNMPTN

Sekolah berwenang untuk menentukan siapa aja yang bisa ikut SNMPTN berdasarkan pemeringkatan. Pemeringkatan dilakukan berdasarkan nilai mata pelajaran berikut:

  1. Jurusan IPA: Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Kimia, Fisika, dan Biologi.
  2. Jurusan IPS: Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Sosiologi, Ekonomi, dan Geografi.
  3. Jurusan Bahasa: Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Sastra Indonesia, Antropologi, dan salah satu Bahasa Asing.
  4. SMK: Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Kompetensi Keahlian (Teori Kejuruan dan Praktik Kejuruan).

 

Selain peringkat, sekolah dapat menambahkan kriteria lain berupa prestasi akademik dalam menentukan peringkat siswa bila ada nilai yang sama.

Buat yang ga kepilih, otomatis kamu ga bisa daftar SNMPTN ini dan harus berjuang di jalur SBMPTN atau seleksi mandiri.

Pelaksanaan SNMPTN

Tata cara pendaftaran SNMPTN

Apabila kamu termasuk siswa yang terpilih mendaftar SNMPTN dari sekolah, maka kamu bisa mendaftarkan diri secara online di website SNMPTN.

Tata cara pendaftaran SNMPTN secara umum berdasarkan ketentuan tahun lalu:

 

Tahapan Pendaftaran SNMPTN

  1. Login ke laman SNMPTN untuk melakukan pendaftaran menggunakan NISN dan password yang diberikan pada waktu verifikasi data di PDSS.
  2. Mengisi data diri dan orang tua/wali.
  3. Mengisi pilihan PTN dan pilihan program studi.
  4. Mengunggah (upload) pas foto resmi terbaru dan dokumen prestasi tambahan (jika ada).
  5. Siswa yang mendaftar pada program studi keolahragaan dan seni, wajib mengunggah portofolio dan dokumen bukti keterampilan yang telah disahkan oleh Kepala Sekolah.
  6. Finalisasi dan cetak kartu bukti pendaftaran.

Setelah finalisasi, semua data sudah ga bisa diganti. Baik itu data diri, pilihan PTN dan jurusan, prestasi/piagam atau portofolio.

Jadi sebelum finalisasi, pastikan semua datamu sudah benar dan lengkap serta kamu udah mantep dengan pilihan jurusan dan PTNnya.

Berdoa sambil nunggu pengumuman hasilnya.

Aturan Pemilihan Jurusan

1. Siswa pendaftar dapat memilih paling banyak dua program studi dalam satu PTN atau dua PTN.

Dari aturan tersebut, ada 3 kemungkinan pilihan yang bisa kamu ambil:

Kemungkinan Pilihan Jurusan SNMPTN

2.    Urutan pilihan PTN dan program studi menyatakan prioritas pilihan.

 

PTN akan menyeleksi lebih dulu pilihan pertamamu. Baru apabila ga lolos, PTN akan menyeleksi pilihan berikutnya.

Apabila kamu udah diterima di pilihan pertamamu, maka pilihan berikutnya udah ga diikutkan seleksi lagi.

 

3.    Siswa SMK hanya diizinkan memilih program studi yang relevan sesuai ketentuan oleh masing-masing PTN. 

 

Ketika pendaftaran nanti, akan ada keterangan jurusan SMA/MA/SMK yang bisa mendaftar di jurusan tersebut.

Misalnya, jurusan Akuntansi di PTN A hanya boleh didaftari oleh SMA/MA IPA, IPS, SMK Akuntansi, SMK Jurusan Bisnis Manajemen.

Jadi, buat kamu yang SMK, kamu wajib mengecek detail persyaratan jurusannya.

4.    Daftar program studi dan daya tampung SNMPTN tahun 2020 dapat dilihat pada laman https://www.ltmpt.ac.id selama periode pendaftaran.

 

Selain itu, bisa jadi terdapat aturan tambahan masing-masing PTN, seperti aturan tentang buta warna dan jurusan sekolah. Jadi kamu mesti cek keterangan persyaratan di website SNMPTN.

 

Jadwal Pelaksanaan SNMPTN

Tahun 2020 lalu, proses kegiatan SNMPTN sudah dimulai sejak bulan Desember berupa pendaftaran akun LTMPT. Akun LTMPT ini akan digunakan dalam mendaftar SNMPTN, UTBK dan SBMPTN.

Jadi ini wajib dilakukan oleh semua siswa.

Setelah itu ada proses pengisian Data PDSS, pemeringkatan, dan pengumuman siswa yang bisa mendaftar SNMPTN. Semua proses itu dilakukan oleh pihak sekolah.

Pendaftarannya sendiri biasanya dilakukan pada bulan Februari.

Dari beberapa tahun terakhir, biasanya proses kegiatan SNMPTN relatif konsisten waktu pelaksanaannya. Relatif tidak banyak perubahan.

Jadi kemungkinan, untuk tahun 2021 nanti, jadwal kegiatan SNMPTN juga tidak mengalami perubahan yang signifikan dibandingkan tahun 2020 dan 2019. 

Mungkin hanya beda 1-2 minggu.

 

Perkiraan jadwal kegiatan SNMPTN 2021  sebagai berikut:

 

Kegiatan

Pelaksanaan

Registrasi Akun LTMPT

Desember 2020

Pengisian Data PDSS oleh Sekolah, Pemeringkatan oleh Sekolah, Pengumuman Siswa yang Eligible mendaftar SNMPTN

Januari-Februari 2021

Pendaftaran SNMPTN

Februari 2021

Pengumuman Hasil SNMPTN

April 2021

 

Indikator Penilaian SNMPTN

Berikut ini beberapa hal yang menjadi kriteria penilaian SNMPTN berdasarkan publikasi di atas:

Faktor Penilaian SNMPTN

 

1. Faktor Siswa

Merupakan capaian siswa selama sekolah, dengan beberapa poin yang bisa menjadi penilaian antara lain:

a. Nilai Rapor

Jika perangkingan hanya melihat 6 mapel utama, maka pada proses seleksi ini PTN punya akses untuk melihat semua nilai rapor yang diupload di PDSS. Untuk perbandingan dua siswa secara umum, si A dan si B misalnya, maka PTN bisa melihat nilai total rapornya.

b. Nilai per mata pelajaran

Misalnya si A dan si B mengambil jurusan Kimia pada suatu universitas yang sama. Secara nilai total, si A kalah, namun nilai Kimianya lebih baik dari si B, dalam kasus seperti ini maka si A tetap masih bisa bersaing dengan si B.

c. Konsistensi

Konsisten yang dimaksudkan di sini ialah nilai siswa menunjukkan kemajuan yang positif. Namun, bukan berarti jika ada nilaimu yang pernah turun, maka otomatis ga lulus ya. Banyak juga kok yang nilainya naik turun tapi bisa lolos.

d. Prestasi di luar kelas

Sebagai pertimbangan tambahan buat PTN, kamu bisa melampirkan maksimal 3 prestasi/sertifikat terbaikmu. Piagam atau sertifikat bukti prestasi tersebut harus discan, lalu diunggah saat pendaftaran. 

Namun, kalau emang kamu ga punya prestasi di luar kelas, jangan memaksakan diri atau asal unggah sertifikat ya.

 

2. Faktor Sekolah

Seperti yang udah sempet disinggung di atas, dalam melakukan seleksi, PTN tidak akan hanya melihat nilai rapor calon mahasiswa, tapi juga asal sekolahnya.

Beberapa hal yang bisa menjadi penilaian, diantaranya:

a. Akreditasi dan Prestasi Sekolah.

Peringkat akreditasi sekolah dan prestasi sekolah di ajang-ajang kompetisi.

Apabila sekolah punya reputasi baik di ajang-ajang kompetisi atau dikenal berprestasi, maka itu bisa jadi tambahan pertimbangan positif dalam penilaian universitas itu terhadap sekolah tersebut.

b. Track record alumni sekolah

Jumlah alumni SMA/SMK/MA yang kuliah di PTN tempat siswa akan mendaftar juga menjadi pertimbangan dalam SNMPTN ini.

Semakin banyak alumni yang ada di PTN tersebut maka makin bagus penilaian universitas itu terhadap sekolah tersebut.

Selain itu, apabila alumni sekolahmu berprestasi (misalnya IPK tinggi), maka reputasi sekolahmu di mata PTN tersebut bisa naik.

Namun, reputasi sekolahmu juga bisa turun, misalnya karena banyak kakak kelas yang diterima SNMPTN, tapi tidak jadi ambil (tidak daftar ulang).

 

3. Faktor Lainnya

a. Pengembangan SDM Daerah. 

Beberapa PTN memberi jatah kepada daerah-daerah tertentu yang kekurangan SDM, terutama jurusan-jurusan yang menyangkut kesejahteraan masyarakat, seperti dokter dan guru.

Hal ini diadakan agar setelah lulus nanti diharapkan mahasiswa tersebut dapat kembali ke daerahnya untuk meningkatkan taraf kesejahteraan, kesehatan, dan pendidikan di daerah asalnya.

b. Prioritas Pemilihan Jurusan. 

Penentuan prioritas juga akan mempengaruhi peluang atau kesempatan siswa diterima atau tidak di jurusan tertentu yang telah ia tentukan melalui tingkat prioritas. 

Berdasarkan survei yang pernah Halo Kampus adakan tahun 2015 lalu kepada >1900 siswa yang diterima SNMPTN, sebanyak 88% siswa diterima di pilihan pertama. 

Artinya, apabila pilihan pertamamu tidak lolos, maka kemungkinan untuk diterima pilihan kedua relatif lebih kecil.

c. Aturan Khusus Tiap PTN. 

Selain aturan umum dari panitia SNMPTN, bisa jadi terdapat aturan tiap PTN yang perlu diperhatikan yang bisa jadi mempengaruhi penilaian, misalnya terkait dengan surat pernyataan kesediaan membayar.

 

Strategi Lolos SNMPTN

Peluang lolos di SNMPTN

Dari tahun ke tahun, angka kelulusan SNMPTN berada di kisaran 15-20%.

Tahun

Jumlah Peserta

Diterima

Persentase

2020

489.601

96.496

19,7%

2019

478.608

92.331

19,29%

2018

586.155

101.946

18,93%

2017

517.166

101.906

19,70%

2016

645.202

115.178

17,85%

2015

852.093

137.005

16,07%

 

Tahun 2020 lalu, jumlah peserta SNMPTN sebanyak sebanyak 489.601 siswa pada 86 PTN se Indonesia.

Jumlah peserta yang dinyatakan lulus seleksi  sebanyak 96.496 siswa.

Peluang Lolos SNMPTN

 

Jadi persentase kelulusan total adalah 19,7%.

Angka 15-20% tersebut merupakan peluang diterima secara keseluruhan SNMPTN. Pada kenyataannya, di jurusan-jurusan tertentu, persentase penerimaan bisa kurang dari itu.

Ada jurusan yang persentase peluang diterima tahun sekitar 1%. Artinya dari 100 pendaftar, yang diterima cuma 1 anak. Semakin kecil persentase diterima, maka semakin ketat persaingan untuk masuk jurusan tersebut (secara kuantitas)

Sebaliknya, ada jurusan yang peluang diterima di SNMPTN di atas 20%.

Jadi jangan terkecoh dengan angka 15-20%.

 

Pelajari peluang jurusan yang kamu inginkan di berbagai PTN yang menyediakan jurusan tersebut dan maksimalkan strategi biar peluangmu semakin gede.

Berikut ini beberapa strategi SNMPTN untuk memperbesar peluang lolos:

 

Untuk siswa kelas 10 dan 11

Buat kamu yang masih kelas 10, 11, atau kelas 12 semester ganjil, aku saranin buat fokus nyari nilai setinggi-tingginya sambil eksplorasi banyak hal untuk menentukan jurusan kuliahmu nanti. 

Karena, selain buat penilaian SNMPTN itu sendiri, hanya sekian persen siswa ranking terbaiklah yang bisa daftar SNMPTN. 

Trus, kalau kamu punya prestasi di luar sekolah, itu akan menjadi nilai tambah dalam penilaian SNMPTN. Jadi, jangan mager buat ikutan kompetisi selama itu menarik bagimu dan bisa bikin kamu lebih terpacu buat berkembang.

 

Untuk siswa kelas 12 

Nah, kalau kamu sudah kelas 12 semester genap, dalam artian tinggal daftar SNMPTN aja, yang bisa kamu lakukan adalah tinggal memaksimalkan strategi dalam memilih jurusan dan PTN.

1. Mulai cari-cari persebaran alumni yang diterima di SNMPTN tahun lalu ataupun jalur lain.

Cari tau mana PTN yang paling banyak menerima siswa dari sekolahmu. Biasanya guru BK punya persebaran datanya. 

Gimana kalau tidak ada alumni sekolah sama sekali? Ya gpp sih. Namun, kamu jadi tidak punya patokan dari alumni untuk menentukan peluang diterimamu secara lebih akurat.

"Pilih yang bener bener diinginkan, jangan asal nyabut kalo misal ketrima karna itu bisa berimbas sama angkatan selanjutnya (re: blacklist)

Cari tahu info dari guru BK, kalo perlu lihat daftar nilai kakak kelas yang ketrima snmptn, hubungan sekolah sama universitas baik atau tidak, alumninya menjaga nama baik sekolah atau tidak".

 

2. Bandingkan nilai rapormu dengan alumni yang telah diterima, untuk menilai apakah pilihanmu cukup realistis atau tidak.

 

Nilai rapor dari alumni yang terbukti diterima bisa berguna sebagai patokan, dengan asumsi tingkat persaingannya tidak jauh beda.

Misal, rata-rata nilai alumni sekolahmu yang tahun lalu diterima jurusan Akuntansi UGM 90, trus rata-rata nilaimu sekitar segitu juga atau lebih tinggi, maka kasarnya, peluangmu cukup terbuka.

Namun, apabila rata-rata nilai alumni sekolahmu yang tahun lalu diterima jurusan Akuntansi UGM 90, trus nilaimu jauh lebih rendah, maka kasarnya, peluangmu relatif berat.

"Lihat nilai kakak kelas yang diterima di ptn dan jurusan yang kamu pengen. Jadikan acuan/perbandingan. Semisal ingin lintas, lihat temen yang dari IPS nilainya dibawah/diatas kamu, terus ada yang ingin lintas di jurusan dan ptn yang sama atau tidak, kalau ada dan kamu masih lebih tinggi nilainya, lanjut terus.

 

3. Analisis data penerimaan masing-masing PTN yang resmi dikeluarkan oleh panitia. 

Tiap tahun panitia SNMPTN mengeluarkan data statistik SNMPTN untuk tiap jurusan

Dari data tersebut, bisa kamu lihat persentase keketatan tiap tahun, persebaran diterima berdasarkan jurusan SMA, persebaran berdasarkan asal provinsi, dll.

Kamu bisa dapet banyak insights dari data-data tersebut untuk memaksimalkan peluang diterima.

 

4. Jika memungkinkan, lakukan juga pemetaan peringkat sekolah dan jurusan yang akan diambil.

Selain bersaing dengan siswa sekolah lain, kamu juga bersaing dengan siswa dari sekolahmu sendiri. Jadi, kalau memungkinkan, cari tahu juga pilihan temen-temenmu khususnya yang memilih jurusan dan PTN yang sama.

"Lihat pesaing kalian dari tingkat sekolah. Disekolahku dulu semua nilai (tapi tidak ada peringkatnya) sama prodi dan PTN tujuan semua anak kelas 12 dipasang dideket bk. Nah, karena dulu gak ada peringkatnya, aku sama temen2 sekelas insiatif buat peringkat paralelnya anak satu sekolah. Dari data itu nanti kalian bisa tahu kalian ada di urutan keberapa di prodi yang kalian inginkan".

 

5.  Terakhir, buat keputusan. 

Apakah pilihanmu kira-kira cukup realistis?

Kalau memang iya, ya udah lanjut aja.

Apabila kayaknya tidak realistis, tapi kamu pengen banget kuliah di situ, tidak ada salahnya tetap berjuang. Atau kamu bisa juga ganti pilihan dengan yang lebih realistis. Entah ganti PTN, memilih PTN yang persaingannya lebih tidak ketat atau ganti jurusan.

Tapi yang wajib diperhatikan adalah, pilih jurusan yang kalau diterima, pasti kamu ambil. Jangan sampai apabila diterima, kamu menyesal terus akhirnya tidak jadi daftar. Karena di tahun ini, yang sudah diterima SNMPTN otomatis tidak bisa ikut SBMPTN.

"Masukin pilihan-pilihan kamu buat SNMPTN itu yang pengen banget kamu dapetin. Serius. Jangan takut tidak diterima, inget, SNMPTN cuman bonus. Kamu harus tetep belajar buat SBMPTN. Soalnya kalo di SNMPTN kamu cari aman, dan kamu masukin pilihan yang tidak terlalu kamu pengen, dan pas kamu diterima, kamu bakal nyesel. Karena itu bukan mimpi kamu".

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

2. SBMPTN

 

Apa itu SBMPTN?

SBMPTN adalah seleksi masuk perguruan tinggi negeri (PTN) dengan menggunakan nilai UTBK, tanpa ujian lagi.

Jadi, strategi memilih jurusan dan PTN akan sangat menentukan kelolosan di SBMPTN ini.

Nah, artikel ini akan membahas seluk-beluk SBMPTN meliputi:

  • Ketentuan dan persyaratan SBMPTN 2021
  • Statistik nilai UTBK yang diterima di SBMPTN
  • Strategi memilih jurusan dan PTN di SBMPTN

 

Tahun 2019, setelah peserta mendapatkan nilai UTBK, mereka baru mendaftarkan diri di SBMPTN termasuk memilih jurusan dan PTN.

Nah, pada tahun 2020 kemarin, karena kondisi pandemi, pendaftaran UTBK dan SBMPTN digabungkan sehingga harus memilih jurusan dan PTN di awal. Sedangkan nilai UTBK sendiri baru diberitahukan setelah pengumuman hasil SBMPTN.

Perbedaan UTBK SBMPTN 2019 2020

Untuk tahun 2021 nanti, masih belum pasti, tergantung kondisi COVID-19.⁣⁣⁣⁣
Dengan asumsi udah ada vaksin, COVID-19 udah mulai mereda, atau pemerintah sudah lebih siap dibandingkan tahun 2020 dulu, maka mestinya mekanisme kegiatannya ga beda jauh dengan UTBK-SBMPTN 2019.

Jadi pembahasan dalam artikel ini akan lebih berpatokan pada UTBK-SBMPTN 2019

Ketentuan dan Persyaratan SBMPTN 2021

Persyaratan SBMPTN 2021

  • Siswa SMA/MA/SMK/Sederajat lulusan tahun 2019, 2020 dan yang akan lulus tahun 2021. Jadi lulusan 2018 sudah tidak bisa ikut SBMPTN 2021.
  • Memiliki NISN dan akun LTMPT.
  • Karena menggunakan nilai UTBK, jadi wajib ikut dan punya nilai UTBK.
  • Bagi peserta yang memilih program studi bidang seni dan olahraga wajib mengunggah PORTOFOLIO.
  • Tidak lulus jalur SNMPTN 2021. Buat kamu yang dinyatakan lulus SNMPTN 2021, maka otomatis tidak bisa daftar SBMPTN.

Tahapan Pendaftaran

Tahapan Pendaftaran SBMPTN

Secara umum tahapan pendaftaran SBMPTN relatif simple. Kamu tinggal mengisi biodata, memilih prodi dan melampirkan kelengkapan yang dibutuhkan.

  1. Mengisi Biodata (kecuali peserta yang sudah terdaftar di SNMPTN 2021).
  2. Memilih PTN dan program studi.
  3. Mengunggah borang portofolio*) bagi pendaftar yang memilih program studi bidang seni dan olahraga. Tata cara pengisian borang portofolio dapat diunduh dari laman http://download.sbmptn.ac.id
  4. Mengunggah dokumen lain sesuai dengan persyaratan pendaftaran SBMPTN 2021

Di sini kamu tidak perlu menginput nilai UTBK yang kamu miliki karena udah otomatis terhubung dengan sistemnya. PTN akan langsung melihat nilai UTBK kamu dari data LTMPT selaku penyelenggara UTBK.

Aturan Pemilihan Program Studi/Jurusan

1. Program studi yang ada di PTN dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok Saintek dan kelompok Soshum.

Kelompok program studi SBMPTN Saintek dan Soshum

2. Peserta dapat memilih program studi paling banyak dua program studi dengan ketentuan sebagai berikut:

  • Jika program studi yang dipilih semuanya dari kelompok Saintek, peserta mengikuti kelompok ujian UTBK Saintek;
  • Jika program studi yang dipilih semuanya dari kelompok Soshum, peserta mengikuti kelompok ujian UTBK Soshum;
  • Jika program studi yang dipilih dari kelompok Saintek dan kelompok Soshum, peserta mengikuti kelompok ujian Saintek dan juga kelompok ujian Soshum.

 

3.Urutan dalam pemilihan program studi menyatakan prioritas pilihan.

4. Data program studi, daya tampung per PTN, dan jumlah peminat program studi per PTN tahun-tahun sebelumnya dapat dilihat di website SBMPTN.

 

Tips Mendaftar SBMPTN

Setelah memiliki nilai UTBK, pertanyaannya adalah, “Dengan nilai segini, bakal diterima di jurusan dan PTN yang saya inginkan apa tidak ya?”

Jawaban singkatnya adalah TIDAK  ADA YANG TAU PASTI.

Karena nilai terendah yang lolos baru bisa diketahui setelah proses seleksi selesai, kamu masih harus meraba-raba peluangmu diterima SBMPTN dengan nilai UTBK yang kamu miliki.

Terus gimana caranya mengukur peluang penerimaan tersebut?

             

a. Cari tahu nilai UTBK yang diterima tahun-tahun sebelumnya

Salah satu patokan untuk memperkirakan peluang adalah dengan melihat nilai terendah yang diterima tahun sebelumnya.

Kalau tahun sebelumnya, misalnya, yang lolos paling rendah nilainya 630, trus nilaimu berada di kisaran 700, maka peluang lolos cukup terbuka, dengan asumsi jumlah persaingan dan tingkat kesulitan soal ga berbeda jauh. Dengan asumsi yang sama, kalau tahun sebelumnya yang lolos paling rendah nilainya 630, trus nilaimu berada di kisaran 500, maka peluang lolos cukup berat.

Berikut ini data 10 besar nilai rata-rata UTBK yang diterima SBMPTN Saintek dan Soshum tahun 2019 dan 2020.

NIlai UTBK Rata-rata Diterima Saintek

NIlai UTBK Rata-rata Diterima Soshum

Catatan: UTBK 2019 mengujikan TPS dan TKA sedangkan UTBK 2020 hanya mengujikan TPS.

Data di atas bisa kamu jadikan gambaran kasar untuk target nilai UTBK tahun 2021 nanti, khususnya jika PTN yang kamu inginkan berada dalam daftar 10 besar tersebut. Jika PTN yang kamu incar tidak ada, berarti nilai rata-ratanya masih berada di bawah nilai di atas.

Yang menarik, dari data di atas, bisa kamu lihat bahwa UI, UGM dan ITB selalu berada di urutan 3 besar rata-rata baik di saintek maupun di soshum.

Selain itu, komposisi 10 besar PTN saintek dan soshum tahun 2019 dan 2020 sama saja. Hanya beda di urutan-urutannya aja.

Dengan pola yang sama seperti ini, buat kamu yg pengen kuliah di UI, UGM dan ITB, jangan berharap "keajaiban" bahwa tahun 2021 nanti rata-ratanya bakal turun.

 

So, buat yang pengen ke sana, harus berjuang ekstra agar dapet nilai UTBK tinggi.

Begitu pula yang pengen PTN-PTN 10 besar lain. Usahakan kamu bisa dapet nilai rata-rata yang sama atau lebih baik dari nilai rata-rata di atas.

Data di atas adalah nilai rata-rata. Jadi untuk jurusan-jurusan favorit, nilainya akan berada di atas itu. Sedangkan jurusan-jurusan kurang favorit, nilainya akan di bawah itu.

Berikut ini 10 besar jurusan dengan nilai UTBK tertinggi tahun 2020 lalu.

https://halokampus.com/wp-content/uploads/2020/10/Nilai-SBMPTN-2020-Saintek-Soshum.png

Rata-rata untuk diterima UGM untuk kelompok saintek tahun 2020 yaitu 611,45. Untuk jurusan favorit seperti Kedokteran atau Aktuaria, berada di atas itu yaitu 642,53 dan 641,92.

Jadi kalau kamu mengincar jurusan favorit, usahakan nilaimu 5-10% lebih baik dari rata-rata keseluruhan.

 

b. Kuota dan tingkat keketatan suatu jurusan tahun-tahun sebelumnya

Salah satu hal yang wajib kamu pantengin sebelum mulai daftar SBMPTN adalah statistik penerimaan SBMPTN tahun-tahun sebelumnya.

Data ini biasanya ada tiap pendaftaran dibuka. Dari tahun ke tahun, biasanya, tingkat keketatan ga terlalu berbeda jauh.

Misalnya, kalau kamu ingin kuliah di Kedokteran, coba bandingin statistik penerimaan FK di berbagai kampus. Dari situ, kamu bisa mendapatkan gambaran kasar mana FK yang tingkat keketatannya tinggi, sedang dan rendah.

 

https://halokampus.com/wp-content/uploads/2020/10/Peminat-SBMPTN-Ilmu-Ekonomi-UI.png

 

Sebaran Peminat SBMPTN Ilmu Ekonomi UI

Untuk melihat pendaftar, daya tampung dan keketatan SBMPTN semua jurusan, kamu bisa buka database SBMPTN berikut.

 

c. Persebaran nilai UTBK

Tahun 2019 lalu, LTMPT mengeluarkan Rekapitulasi Hasil atau Nilai UTBK Menurut Kelompok Ujian dan Rekapitulasi Penyebaran Jumlah Peserta menurut Range Nilai UTBK.

Rekapitulasi tersebut adalah nilai keseluruhan peserta yang mengikuti UTBK hingga tanggal tertera.

Dari data tersebut, kamu bisa menganalisis di mana posisi nilaimu relatif terhadap semua peserta.

Rekapitulasi nilai UTBK 2019

 

 

 

 

 

 

https://halokampus.com/wp-content/uploads/2020/10/xmedian-quartiles.png.pagespeed.ic_.QqE7uKQxYQ.png

https://halokampus.com/wp-content/uploads/2020/10/xmedian-quartiles.png.pagespeed.ic_.QqE7uKQxYQ.png

 

 

 

 

 

 

Jika nilaimu berada di bawah kuartil 1, maka nilai tersebut termasuk 25% terendah dari semua peserta UTBK. Jika nilaimu lebih tinggi dari kuartil 3, maka nilai tersebut termasuk 25% tertinggi dari semua peserta UTBK.

Dengan kuota penerimaan SBMPTN sekitar 15-20%, maka yang diterima SBMPTN jurusan dan PTN favorit nanti umumnya nilainya akan berada di atas kuartil 3.

Oke deh. Semoga artikel ini bisa bermanfaat bagi kamu yang akan menjalani SBMPTN 2021 nanti.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

3. Seleksi Mandiri

Selain SNMPTN dan SBMPTN, ada jalur masuk PTN lainnya yaitu Seleksi Mandiri.

Selama ini persiapan belajar untuk seleksi mandiri banyak dijadikan prioritas setelah SNMPTN atau UTBK. Padahal, kuota penerimaannya ga kalah banyak.

Nah, artikel ini akan membahas seluk-beluk seleksi mandiri meliputi:

·   Jenis-jenis seleksi mandiri

·   Informasi seleksi mandiri berbagai PTN

·   Jadwal seleksi mandiri

Apa itu Seleksi Mandiri PTN

Seleksi Mandiri PTN merupakan penerimaan mahasiswa baru di suatu PTN yang diadakan dan dikelola sendiri oleh perguruan tinggi, di luar SNMPTN dan SBMPTN. 

Jadi misal UI atau UGM ngadain penerimaan khusus di luar SNMPTN dan SBMPTN, maka itu termasuk jalur Seleksi Mandiri.

Jalur Masuk PTN

Selama ini persiapan belajar untuk seleksi mandiri banyak dijadikan prioritas setelah SNMPTN atau UTBK. Padahal, kuota penerimaan seleksi mandiri tidak kalah banyak dibandingkan dengan SNMPTN atau SBMPTN.

Misalnya di UI, kuota untuk S1 reguler melalui SIMAK UI sebanyak 50% dari total kuota. Kuota untuk SBMPTN 30% dan SNMPTN hanya 20%.

Dengan kebijakan seperti itu, entah kenapa masih banyak anak yang kurang memprioritaskan belajar SIMAK UI, padahal kuotanya jauh lebih banyak.

Gimana dengan kuota jalur mandiri di PTN lain?

Secara umum, kuota maksimal jalur mandiri yaitu 30%, meskipun ada beberapa PTN (BHMN) yang diberi kewenangan sampai 50% seperti UI.

Dengan kondisi seperti ini, maka sebaiknya kamu lebih menganggap serius jalur ini dan mulai mempersiapkannya juga jauh-jauh hari.

Manfaatkanlah segala ruang dan kesempatan yang ada, karena memang persaingan di setiap jalur juga tidak mudah.

 

Jenis-jenis Seleksi Mandiri PTN

Karena dikelola sendiri oleh masing-masing PTN, maka mekanisme seleksi mandiri S1 PTN berbeda-beda. 

Beberapa mekanisme Seleksi Mandiri PTN yaitu:

Jenis Seleksi Mandiri PTN

1.   Ujian Mandiri/Tulis

Merupakan mekanisme Seleksi Mandiri S1 PTN melalui ujian / tes tertulis. 

2. Seleksi rapor dan portofolio

Merupakan mekanisme Seleksi Mandiri S1 PTN melalui seleksi raport dan portofolio.

Jadi mirip dengan SNMPTN, tapi diadakan secara mandiri oleh PTN yang bersangkutan.

3. Seleksi nilai UTBK

Merupakan mekanisme Seleksi Mandiri S1 PTN melalui nilai UTBK siswa. Jadi PTN ga mengadakan tes lagi, tapi cukup melihat hasil UTBK calon mahasiswa untuk kemudian dirangking. 

Jadi pendaftar harus ikut UTBK sebelumnya.

4. Seleksi mandiri dengan penilaian campuran

Merupakan mekanisme Seleksi Mandiri S1 PTN dengan menggabungkan beberapa mekanisme di atas.

Jadi, misalnya, tidak hanya melihat nilai UTBK, tapi juga melihat nilai rapor atau portofolio siswa.

 

 

Jadwal & informasi jalur mandiri beberapa PTN

Jadwal seleksi mandiri tahun 2021 saat ini belum ada.

Sebagai gambaran, berikut ini jadwal pendaftaran seleksi mandiri dan mekanisme seleksi di beberapa PTN tahun 2020 kemarin. 

Perlu diketahui, jadwal dan mekanisme tahun 2020 ini menyesuaikan dengan kondisi COVID-19.

Jadi, kalau tahun 2021 nanti pandemi udah mereda, maka kemungkinan besar jadwal pendaftaran atau ujian bisa lebih awal lagi. 

 

PTN

Pendaftaran

Ujian/Tes

SIMAK UI

19 Juli-28 Juli 2020

5 Agustus 2020

UTUL UGM

15 Juli-10 Agustus 2020

Nilai UTBK, rapor, kriteria lainnya

Seleksi Mandiri ITB

1-23 Juli 2020

Nilai UTBK, rapor, kriteria lainnya

Ujian Mandiri Unair

27 Juli-8 Agustus

15-16 Agustus 2020

Seleksi Mandiri Undip

21 April-20 Juli

Rapor dan portofolio

Seleksi Mandiri Unpad

30 Juni-4 Agustus 2020

Nilai UTBK atau ujian 8-9 Agustus 2020

Seleksi Mandiri ITS

3-23 Agustus 2020

Nilai UTBK atau TKA ITS

Seleksi Mandiri UB

3-23 Agustus 2020

Nilai UTBK & prestasi

Seleksi Mandiri IPB

20 Juni-7 Agustus 2020

Nilai UTBK

SMMPTN Barat

10 Juli-22 Agustus 2020

25-26 Agustus 2020

Seleksi Mandiri UNJ

20 Mei-26 Juli 2020

29 Juli

Seleksi Mandiri Unnes

18 Mei-23 Agustus 2020

Rapor dan portofolio

Seleksi Mandiri UNS

Juni - Agustus 2020

Nilai UTBK, Ujian Tulis dan Jalur Prestasi

Seleksi Mandiri UNY

April - Agustus 2020

Nilai UTBK, Ujian Tulis dan Jalur Prestasi

UPN Veteran Jatim

15 Juli-25 Agustus 2020

Nilai UTBK, rapor & prestasi

 

Biaya Kuliah Jalur Mandiri PTN

Biaya kuliah jalur mandiri tergantung kebijakan masing-masing PTN.

Ada PTN yang kebijakan biaya yang diterima Seleksi Mandiri sama dengan SNMPTN dan SBMPTN.

Misalnya, jika kamu diterima di S1 Reguler melalui SIMAK UI, maka perlakuan kebijakan biayanya akan sama dengan mahasiswa yang diterima di jalur SNMPTN dan SBMPTN.

Namun, banyak juga PTN yang mengenakan uang pangkal atau UKT Khusus bagi yang diterima di jalur mandiri.

Misalnya, jika kamu diterima di ITB melalui jalur mandiri, maka seluruh calon mahasiswa secara otomatis akan dikenakan besaran UKT5, sesuai Fakultas/Sekolah yang menerimanya dan Iuran Pengembangan Institusi

So, sebelum mendaftar di jalur mandiri PTN, kamu wajib banget mengecek kebijakan biaya kuliah bagi mahasiswa yang diterima melalui seleksi mandiri.

CARA MENJAGA KESEHATAN TUBUH

CARA MENJAGA KESEHATAN TUBUH Menjaga kesehatan sangatlah penting dalam kehidupan sebab itu adalah langkah yang baik untuk menjalani selu...